Berita Terbaru :
Ini Beberapa Penemuan Bawaslu Selama Tahapan Kampanye
Video Eri-Armudji Sengaja Kampanye Melibatkan Anak SMP
Diresmikan Menteri Desa, Digitalisasi Desa di Tulungagung Mudahkan Urusan Warga
Budaya Perayaan Maulid Nabi di Pulau Bawean Berlangsung Meriah
Kapal Motor Muatan Solar Terbakar di Dermaga Pulau Gili Ketapang
Kemenhub Bersama Pemkab Sediakan Angkutan Gratis Menuju Ijen
Jalan Penghubung Antar Kecamatan Longsor, Kendaraan Roda 4 Tidak Bisa Melintas
Sinergi Dunia Usaha dan Dunia Industri Cetak Wirausaha Bidang Teknologi
Momen Sumpah Pemuda, Mahcfud Napak Tilas Kediaman WR Soepratman
Kakorlantas Cek Pos Pengamanan Libur Panjang
Diduga Bunuh Diri, Pengamen Ditemukan Tewas Leher Tergorok di Kamarnya
Truk Penambang Pasir Terseret Banjir Lahar Semeru
Relawan KIP Progo 5 Hadirkan Saksi Risma Belum Kantongi Izin Kampanye
Jawa Timur Dengan Persentase Kasus Aktif Terendah Kedua se Indonesia
Pabrik Pemotongan Ayam Terbakar
   

Duh!! Petugas Pembuat Pin Salah Input Data PPDB
Pendidikan  Kamis, 02-07-2020 | 18:00 wib
Reporter : Ega Patria
Seperti terlihat dari lama penerimaan peserta didik baru SD dan SMP Kota Madiun. Foto: Ega Patria
Madiun pojokpitu.com, Beberapa saat lalu terlihat di laman PPDB SD SMP Dinas Pendidikan Kota Madiun, ada salah memasukan data alamat siswa yang mendaftar dengan jarak antara alamat dan sekolah. Setelah ditelisik Dinas Pendidikan Kota Madiun, dipastikan ada kesalahan dari petugas pembuat PIN di sekolah asal.

Salah satu pendaftar yang beralamatkan Pilang Bango yang mendaftar ke SMP 1 Kota Madiun berjarak 0.6 kilo meter sedangkan dari jarak sebenarnya sekitar 3 kilo meter.

Tidak hanya itu, ada 1 lagi pendaftar di SMP yang sama dari Kelurahan Tawang Rejo berjarak 0, 3 kilometer.Sedangkan jika dilihat jarak sebenarnya yaitu 4 kilo meter

Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Madiun, Slamet Hariyadi, mengatakan, pihaknya sudah mengkroscek hal tersebut.
Diketahui jarak yang tertera di laman PPDB SD SMP tersebut merupakan jarak dari tempat kerja orang tua yang merupakan PNS Kota Madiun. "Sesuai perwal dikhususkan untuk Pegawai Negeri Sipil Kota Madiun dihitung dari jarak dari tempat kerja," kata Slamet Riyadi.

Hariyadi menambahkan, adanya kesalahan dalam penulisan oleh petugas pembuat PIN di sekolah asal yang mestinya mengisi dengan alamat tempat kerja tapi malah disi dengan alamat sesuai kartu keluarga. Pihaknya sudah menegur petugas tersebut, kedepan diharapnya tidak terjadi kesalahan yang sama. (yos)


Berita Terkait

30 Persen Pagu PPDB Tingkat SMP di Bangkalan Masih Kosong

DPRD Provinsi Jatim Sidak PPDB SMAN 1 Bojonegoro

Duh!! Petugas Pembuat Pin Salah Input Data PPDB

Penerimaan Siswa Baru, SMP Negeri 2 Rejotangan Hanya Mendapatkan 3 Calon Siswa
Berita Terpopuler
Relawan KIP Progo 5 Hadirkan Saksi Risma Belum Kantongi Izin Kampanye
Pilkada  4 jam

Libur Panjang, Ratusan Personil Gabungan Disiagakan
Peristiwa  17 jam

Momen Sumpah Pemuda, Mahcfud Napak Tilas Kediaman WR Soepratman
Metropolis  3 jam

Hendak Mencuri Motor Residivis Keok Ditangan Polisi
Peristiwa  17 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber