Berita Terbaru :
Razia Kos, Petugas Amankan 3 Pasangan Bukan Suami Istri, Salah Satunya Seorang Pegawai Negeri
Seorang Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Rumahnya
Tim Gugus Tugas Lakukan Penyemprotan Disinfektan ke Kantor DPPKAD Ponorogo
Terekam CCTV, Kawanan Pengamen Gondol Motor di Minimarket
1 Pegawai Meninggal dan 12 Positif, Kantor Pajak Ponorogo Di-Lock Down
Jelang Pemungutan Suara, Pemprov Jatim Gelar Rakor Kesiapan Pilkada 9
Diduga Belum Berizin, Proyek Diamond Village Juanda Disoal Warga
Sisir 18 Desa, Polisi Lakukan Penyelidikan Lanjut Atas Kasus Penelantaran Bayi
Kasus Covid 19 Ponorogo Meningkat Signifikan
Tertimpa Dahan Pohon, Pengendara Motor Kritis
Banjir Kiriman Rendam 54 Rumah Warga di Kawasan Kota
Balita Korban Terseret Air Bah Ditemukan Meninggal
Humas Pemkot Sanggah Walikota Malang Terpapar Covid-19
Banjir Bandang Surut Warga Bersih-Bersih
Jalur Pantura dan Rumah Warga Terendam Banjir Bandang
   

Duh!! Petugas Pembuat Pin Salah Input Data PPDB
Pendidikan  Kamis, 02-07-2020 | 18:00 wib
Reporter : Ega Patria
Seperti terlihat dari lama penerimaan peserta didik baru SD dan SMP Kota Madiun. Foto: Ega Patria
Madiun pojokpitu.com, Beberapa saat lalu terlihat di laman PPDB SD SMP Dinas Pendidikan Kota Madiun, ada salah memasukan data alamat siswa yang mendaftar dengan jarak antara alamat dan sekolah. Setelah ditelisik Dinas Pendidikan Kota Madiun, dipastikan ada kesalahan dari petugas pembuat PIN di sekolah asal.

Salah satu pendaftar yang beralamatkan Pilang Bango yang mendaftar ke SMP 1 Kota Madiun berjarak 0.6 kilo meter sedangkan dari jarak sebenarnya sekitar 3 kilo meter.

Tidak hanya itu, ada 1 lagi pendaftar di SMP yang sama dari Kelurahan Tawang Rejo berjarak 0, 3 kilometer.Sedangkan jika dilihat jarak sebenarnya yaitu 4 kilo meter

Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Madiun, Slamet Hariyadi, mengatakan, pihaknya sudah mengkroscek hal tersebut.
Diketahui jarak yang tertera di laman PPDB SD SMP tersebut merupakan jarak dari tempat kerja orang tua yang merupakan PNS Kota Madiun. "Sesuai perwal dikhususkan untuk Pegawai Negeri Sipil Kota Madiun dihitung dari jarak dari tempat kerja," kata Slamet Riyadi.

Hariyadi menambahkan, adanya kesalahan dalam penulisan oleh petugas pembuat PIN di sekolah asal yang mestinya mengisi dengan alamat tempat kerja tapi malah disi dengan alamat sesuai kartu keluarga. Pihaknya sudah menegur petugas tersebut, kedepan diharapnya tidak terjadi kesalahan yang sama. (yos)


Berita Terkait

30 Persen Pagu PPDB Tingkat SMP di Bangkalan Masih Kosong

DPRD Provinsi Jatim Sidak PPDB SMAN 1 Bojonegoro

Duh!! Petugas Pembuat Pin Salah Input Data PPDB

Penerimaan Siswa Baru, SMP Negeri 2 Rejotangan Hanya Mendapatkan 3 Calon Siswa
Berita Terpopuler
Satu Keluarga Terseret Air, Satu Bayi Belum Ditemukan
Peristiwa  7 jam

Banjir Bandang Genangi Jalan Propinsi Pengendara Nekat Terobos Arus Banjir
Peristiwa  6 jam

Laskar Sakera dan DPAC Barisan Kader Gus Dur Bantur Siap Amankan Pilkada dan Duk...selanjutnya
Politik  11 jam

Gunung Semeru Terus Keluarkan Guguran Lava
Peristiwa  6 jam



Cuplikan Berita
Kejam, Sesosok Bayi Mungil Ditelantarkan di Pos Ronda
Pojok Pitu

Tebing Dipadat Pemukiman Longsor, Rumah Warga Nyaris Ambruk
Pojok Pitu

Diguyur Hujan Lebat Satu Jam, Sejumlah Ruas Jalan Protokol Tergenang Banjir
Jatim Awan

Lahar Dingin Gunung Semeru Penuhi Sungai Besuk
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber