Berita Terbaru :
39.182 Pengangguran Baru di Bojonegoro Selama Pandemi Covid-19
Diduga Terinveksi Covid-19, Pria Paruh Baya Mati Mendadak Didalam Angkot
Ketua DPRD Ngawi Minta KPU-Bawaslu Fokus Peningkatan Partisipasi Pemilih
Pelaku Curanmor 14 TKP Ditangkap Polisi, Motor Curian Dijual ke Penadah di Madura
Bupati Lantik 37 Pejabat Jelang Pilkada
Dua Danau di Lumajang Menyusut
Nenek 83 Tahun Hidup Rentah di Gubug Reot Tak Tersentuh Pemerintah
Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Tebu
Tolak Jual Tanah ke Pertamina, Warga Lurug BPN Tuban
Bobol Toko, Pemuda Gondrong Dimassa
Enam Tahanan Lapas Jombang Positif Covid 19
Dua CJH Asal Indonesia Dilarang Wukuf karena Terpapar Covid-19
Ratusan ASN Pemkab Bojonegoro Ikuti Rapid Tes, 8 Orang Dinyatakan Reaktif
Polda Jatim Buka Posko Pengaduan Untuk Korban Fetish
Diduga Sakit Jantung, Penjaga Perumahan Meninggal Mendadak
   

Penerimaan Siswa Baru, SMP Negeri 2 Rejotangan Hanya Mendapatkan 3 Calon Siswa
Pendidikan  Kamis, 02-07-2020 | 15:16 wib
Reporter : Agus Bondan
Inilah kondisi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Rejotangan, Tulungagung. Foto: Agus Bondan
Tulungagung pojokpitu.com, Pada Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) kali ini, Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Rejotangan, hanya mendapatkan tiga calon siswa.

Minimnya jumlah siswa yang mendaftar tersebut, membuat pihak sekolah tetap akan membuka kesempatan bagi pendaftar, hingga akhir Agustus mendatang.

Beberapa fasilitas serta ruang kelas banyak yang tidak terpakai, kondisi tersebut terjadi karena minimnya jumlah siswa yang ada di sekolah ini. Saat ini jumlah total siswa hanya sebanyak 48.

Pada pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2020 ini, hanya mendapat 3 pendaftar calon siswa. Yakni 2 siswa berasal dari jalur afirmasi dan 1 siswa dari online. Padahal total jumlah pagu yang disiapkan mencapai 128 siswa atau setara dengan 4 kelas.

Minimnya jumlah siswa yang mendaftar di sekolah ini sudah terjadi sejak beberapa tahun lalu, namun yang paling parah dirasakan sejak 2 tahun terakhir.

Sukatrin, Kepala SMPN 2 Rejotangan, mengatakan, terdapat sejumlah faktor yang menyebabkan minimnya pendaftar, diantaranya banyaknya sekolah swasta yang berada di lingkungan sekitar.

"Terdapat 9 SMP swasta yang dekat dengan sekolah ini, bahkan dalam sistem zonasi, kita juga kalah bersaing dengan SMP negeri lain yang jaraknya juga berdekatan," jelas Sukatrin.

Di Tulungagung sendiri terdapat 28 SMP yang jumlah siswanya tidak mencapai pagu yang ditetapkan. Mereka diperbolehkan untuk menerima siswa baru hingga penutupan data pokok pendidikan. (yos/VD:YAN)

Berita Terkait

30 Persen Pagu PPDB Tingkat SMP di Bangkalan Masih Kosong

DPRD Provinsi Jatim Sidak PPDB SMAN 1 Bojonegoro

Duh!! Petugas Pembuat Pin Salah Input Data PPDB

Penerimaan Siswa Baru, SMP Negeri 2 Rejotangan Hanya Mendapatkan 3 Calon Siswa
Berita Terpopuler
Perusahaan Properti di Indonesia yang Mengutamakan Kepuasan Konsumen
Peristiwa  15 jam

Musda,Toufik Kembali Nahkodai Golkar Ponorogo
Pilkada  12 jam

Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Tebu
Peristiwa  2 jam

Prinsip ATM Untuk Remaja Sedang Tumbuh Kembang
Konsultasi Psikologi  15 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Jual Beli Tebu Diluar Pabrik Meresahkan PG Lestari
Jatim Awan

Dampak Pandemi, 68 Ribu Warga Bojonegoro dan Tuban Menunggak Iuran BPJS
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber