Berita Terbaru :
Garuda Beri Diskon 45 Persen Penerbangan Domestik, Cek Rutenya di Sini
Jangan Dibuang, Buktikan 3 Manfaat Teh Celup Untuk Kecantikan Kulit
Ada 6 Pegawai Positif Covid 19, PN Surabaya Kembali Ditutup
Simak 3 Kunci Sukses Adele Turunkan Berat Badan Hingga 45 Kg
Walikota Surabaya Minta Bantuan Rp 700 Miliar Untuk Akses GBT
Jokowi Teken PP, Pegawai KPK Resmi Jadi ASN
Pemkab Sidoarjo Bagi 15 Ribu Masker Gratis Untuk Penanganan Covid 19
Banyak yang Belum Tahu Arti Sebenarnya Warna Lampu Lalu Lintas
Menikah Kali Ke 4 di Tahanan, Napi Ini Disaksikan Tiga Mantan Istrinya
Kurikulum Darurat Sudah Terbit, Guru Tidak Perlu Bingung dalam PJJ
   

Protes SMP Zonasi, Orangtua Kembali Datangi Dindik Surabaya
Pendidikan  Selasa, 30-06-2020 | 19:10 wib
Reporter : Fakhrurrozi
Gelombang protes orangtua yang anaknya terlempar dari PPDB SMP jalur zonasi, terus terjadi.Puluhan orangtua mendatangi dinas pendidikan agar anaknya bisa diterima SMP negeri. Foto: Fahrurrozi
Surabaya pojokpitu.com, Meski Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP jalur zonasi telah ditutup, namun gelombang protes dari orangtua masih terjadi. Selasa (30/6) ini, puluhan orangtua kembali mendatangi dinas pendidikan untuk memperjuangkan agar anaknya bisa diterima di SMP Negeri.

Sebagian besar orangtua ini protes lantaran anaknya tak terima hanya gara-gara kalah dekat dengan sekolah yang dituju.

Para orangtua ini berharap, Dinas Pendidikan bisa merubah sistem agar tak lagi menerima siswa yang dekat dengan rumah saja, atau memberi kesempatan orangtua untuk mencabut berkas pilihan agar bisa diterima di SMP negeri bagi warga yang kurang mampu.

Atas keluhan orangtua ini, Sudarminto, Kepala Bidang Sekolah Menengah Dinas Pendidikan Kota Surabaya, berharap orangtua tidak resah karena pihaknya akan menyelidiki siswa yang diterima dengan jarak terdekat dengan sekolah negeri.

"Apabila ditemukan kesalahan, maka kita akan mencoret siswa tersebut dan digantikan dengan siswa yang berada di ranking bawahnya," jelasnya.

PPDB SMP jalur zonasi telah ditutup. Saat ini, para orang tua yang diterima melalui jalur zonasi diberi kesempatan dua hari untuk melakukan daftar ulang. Apabila tidak melakukan daftar ulang, maka akan digantikan dengan siswa lain untuk mengisi kekurangan pagu. (yos)


Berita Terkait

30 Persen Pagu PPDB Tingkat SMP di Bangkalan Masih Kosong

DPRD Provinsi Jatim Sidak PPDB SMAN 1 Bojonegoro

Duh!! Petugas Pembuat Pin Salah Input Data PPDB

Penerimaan Siswa Baru, SMP Negeri 2 Rejotangan Hanya Mendapatkan 3 Calon Siswa
Berita Terpopuler
Jokowi Teken PP, Pegawai KPK Resmi Jadi ASN
Politik  5 jam

Pemkab Sidoarjo Bagi 15 Ribu Masker Gratis Untuk Penanganan Covid 19
Metropolis  6 jam

Kurikulum Darurat Sudah Terbit, Guru Tidak Perlu Bingung dalam PJJ
Pendidikan  9 jam

Menikah Kali Ke 4 di Tahanan, Napi Ini Disaksikan Tiga Mantan Istrinya
Rehat  8 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber