Berita Terbaru :
Ada Yang Positif Covid-19, Telaga Sarangan Ditutup Lagi
Jelang Idul Adha, Harga Sapi di Tuban Justru Turun
Amitabh Bachchan Positif Covid-19
Tak Pakai Masker, Dihukum Push Up dan Membersihkan Jalan
Jadi Saksi Kasus Dugaan Klinik Ilegal, Ivan Gunawan: Ini Pengalaman Berharga
Musim Panen, Petani Merugi Harga Cengkeh Anjlok
Cantiknya Lampu Hias Dari Pipa Paralon Bekas
Duh, Honor Panitia Asian Games 2018 Ternyata Belum Dibayar Semua
Pemuda Asal Krian Ini Ngamen Untuk Nyabu
Mayat Pria Ditemukan di Sungai Beserta Motornya
Lima Ahli Waris dari Tenaga Kesehatan yang Meninggal Terima Penghargaan
IAKMI: PSBB Transisi dan Proporsional Hanya Menyesatkan Saja
   

Cegah Kapal Asing Tak Berijin Masuk Wilayah RI, 2 Kapal Coast Guard Diberangkatkan
Metropolis  Selasa, 30-06-2020 | 12:07 wib
Reporter : Nanda Andrianta
Patroli dilakukan menyusul diberlakukannya, pemisahan alur laut Traffic Seperation Scheme atau TSS oleh International Maritim Organization atau IMO pada 1 Juli mendatang. Foto Nanda Andrianta
Surabaya pojokpitu.com, Dua kapal negara milik Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, yakni KN Grantin dan KN Chundamani, Selasa (30/6) pagi resmi diberangkatkan untuk melakukan patroli penegakan hukum di Selat Lombok.

Apel pemberangkatan pasukan digelar di Dermaga Mirah,Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Apel pasukan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan, menyusul diberlakukannya, pemisahan alur laut Traffic Separation Scheme atau TSS oleh International Maritim Organization atau IMO pada 1 Juli mendatang.

Untuk itu, dua kapal negara dari Pangkalan Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai, atau KPLP Tanjung Perak Surabaya, yakni KN Grantin dan KN Chundamani, akan diterjunkan secara bergantian 6 bulan sekali. Dua kapal ini melakukan patroli penegakan hukum atau Patgakkum selama 24 jam, di wilayah Selat Lombok. "Misi utama disiagakannya dua kapal negara ini untuk menghalau kapal-kapal asing tak berijin masuk wilayah Indonesia," kata Mulyadi Kepala Pangkalan PLP 2 Tanjung Perak.

Sementara pasukan yang dilibatkan dalam Patgakkum ini ada puluhan personil. Kapal kelas 1/21 personil, kapal kelas 2 berisi 8 penyidik ASN atau, serta 16 orang tenaga boarding officer.

"Patgakkum di Selat Lombok untuk memastikan keselamatan dan keamanan pelayaran yang ramai dilintasi oleh kapal-kapal asing, terlebih kapal rakyat, kapal nelayan, dan kapal penyeberangan yang memang wajib diatur dan diawasi dengan jelas untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," tambah Mulyadi.

Dua kapal negara sea and coast guard yang diberangkatkan tersebut memiliki spesifikasi tertentu. Kapal negara kelas satu memiliki kecepatan 18 knot dan kapal negara kelas dua memiliki kecepatan 16 knot. Serta didukung tenaga boarding officer yang bertugas memeriksa langsung kapal-kapal asing yang masuk. (pul)










Berita Terkait

Cegah Kapal Asing Tak Berijin Masuk Wilayah RI, 2 Kapal Coast Guard Diberangkatkan

Kapal Penyebrangan Harga Tiket Naik 30 Persen
Berita Terpopuler
IAKMI: PSBB Transisi dan Proporsional Hanya Menyesatkan Saja
Metropolis  12 jam

Mayat Pria Ditemukan di Sungai Beserta Motornya
Peristiwa  12 jam

Lima Ahli Waris dari Tenaga Kesehatan yang Meninggal Terima Penghargaan
Covid-19  12 jam

Pemuda Asal Krian Ini Ngamen Untuk Nyabu
Metropolis  10 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber