Berita Terbaru :
Ratusan Wisatawan Telaga Sarangan Langgar Protokol Kesehatan
Sherina Munaf Bakal Kembali Bintangi Petualangan Sherina 2
Menjawab Ejekan, Microsoft Bagi-Bagi Kulkas Berbentuk Xbox
Pernyataan Mahfud MD soal Omongan Presiden Prancis Emmanuel Macron
Volkswagen Dapat Untung dari Pembeli Mobil Mewah
Jokowi Kecam Keras Presiden Prancis Emmanuel Macron
   

Keluhkan Harga Cengkih Anjlok, Petani Terancam Menderita
Ekonomi Dan Bisnis  Minggu, 28-06-2020 | 23:13 wib
Reporter :
Foto dok pojokpitu.com
Kediri pojokpitu.com, Cengkih menjadi salah satu komoditas bahan campuran rokok. Sayangnya, kenaikan harga rokok tidak sejalan dengan harga cengkih. Di Desa Bajulan, Kecamatan Loceret, petani cengkih mengeluh karena harganya makin anjlok. Untuk cengkih kering, petani hanya bisa menjual dengan harga Rp 60 ribu per kilogramnya.

Seperti yang dialami Yaini, warga Desa Bajulan, Kecamatan Loceret. Menurut dia, turunnya harga cengkih terjadi sejak satu bulan terakhir saat petani mulai panen. Merosotnya harga cengkih sangat tajam. Dari harga Rp 110 ribu per kg kini hanya laku dijual seharga Rp 60 ribu saja. 

Tidak hanya harga cengkih kering, yang basah juga sama sekarang harga 1 kg hanya Rp 17 ribu. Harga standar yang basah bisa sampai Rp 25 ribu per kg. Meski bukan sebagai tanaman utama, cengkih biasanya menjadi penghasilan tambahan. Setidaknya bisa menjadi modal saat bercocok tanam atau untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.  "Kalau harga turun, pemasukan untuk modal tanam dan kebutuhan sehari-hari jadi berkurang," bebernya. 

Petani seperti Yaini mengandalkan cengkih sebagai pemasukan tambahan untuk menanam jagung, bawang atau beberapa orang menggunakannya untuk modal tambahan saat menanam padi.

Sayangnya, Yaini tidak terbiasa untuk menyimpan cengkih berlama-lama sambil menunggu harganya naik. Padahal, cengkih ini bisa tahan lama bila simpan. Dia tidak bisa menunda penjualan karena terdesak kebutuhan. "Kalau petani lainnya banyak yang menyimpan sampai harganya naik lagi," katanya. 

Untuk penjualan, Yaini tidak pernah bingung. Setiap musim panen seperti ini, selalu saja ada tengkulak yang datang mencari cengkih ke desanya. Yang kini menjadi kendala bagi petani cengkih adalah harganya selalu turun setiap kali panen.  

Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Judi Ernanto  mengatakan, memang saat ini cengkih memasuki rencana panen. Untuk pengendalian harga di tingkat petani, sangat fluktuatif. "Karena sesuai hukum pasar terkait demand dan supply," kata Judi.

Judi juga berkoordinasi dengan provinsi terkait pengendalian harga. Harapannya, kesejahteraan petani dapat lebih baik lagi. (rq/baz/JawaPos/pul)

Berita Terkait

Keluhkan Harga Cengkih Anjlok, Petani Terancam Menderita
Berita Terpopuler
Volkswagen Dapat Untung dari Pembeli Mobil Mewah
Otomotif  6 jam

Pernyataan Mahfud MD soal Omongan Presiden Prancis Emmanuel Macron
Peristiwa  3 jam

Menjawab Ejekan, Microsoft Bagi-Bagi Kulkas Berbentuk Xbox
Teknologi  3 jam

Jokowi Kecam Keras Presiden Prancis Emmanuel Macron
Peristiwa  7 jam



Cuplikan Berita
Kapal Motor Muatan Solar Terbakar di Dermaga Pulau Gili Ketapang
Pojok Pitu

Jalan Penghubung Antar Kecamatan Longsor, Kendaraan Roda 4 Tidak Bisa Melintas
Pojok Pitu

Truk Penambang Pasir Terseret Banjir Lahar Semeru
Jatim Awan

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber