Berita Terbaru :
Ada Yang Positif Covid-19, Telaga Sarangan Ditutup Lagi
Jelang Idul Adha, Harga Sapi di Tuban Justru Turun
Amitabh Bachchan Positif Covid-19
Tak Pakai Masker, Dihukum Push Up dan Membersihkan Jalan
Jadi Saksi Kasus Dugaan Klinik Ilegal, Ivan Gunawan: Ini Pengalaman Berharga
Musim Panen, Petani Merugi Harga Cengkeh Anjlok
Cantiknya Lampu Hias Dari Pipa Paralon Bekas
Duh, Honor Panitia Asian Games 2018 Ternyata Belum Dibayar Semua
Pemuda Asal Krian Ini Ngamen Untuk Nyabu
Mayat Pria Ditemukan di Sungai Beserta Motornya
Lima Ahli Waris dari Tenaga Kesehatan yang Meninggal Terima Penghargaan
IAKMI: PSBB Transisi dan Proporsional Hanya Menyesatkan Saja
   

Menteri Pertanian Lepas Ekspor 9 Komoditi Pertanian Dari Jatim
Ekonomi Dan Bisnis  Sabtu, 27-06-2020 | 09:22 wib
Reporter : Mujianto Primadi
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo melepas ekspor 9 komoditi pertanian asal Jatim ke 17 negara tujuan.
Sidoarjo pojokpitu.com, Meski dalam kondisi pandemi covid-19, ekspor barang komoditi pertanian terus dilakukan pemerintah. Setelah sempat terhenti akibat ditutupnya sejumlah negara tujuan akibat dampak penyebaran virus covid-19. Namun sejak 2 bulan terakhir ini, pemerintah sudah kembali melakukan pemulihan ekspor komoditi pertanian ke sejumlah negara. Untuk membuktikan ekspor komoditi pertanian kini tidak terpengaruh pandemi covid, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo melepas ekspor 9 komoditi pertanian asal Jatim ke 17 negara tujuan.

Upaya untuk menormalkan kembali sektor perekonomian, khususnya terkait dengan barang komoditi pertanian, terus dilakukan pemerintah di tengah pandemi covid-19. Salah satunya, melalui ekspor komoditi pertanian ke sejumlah negara. Meski ekspor komoditi pertanian Indonesia ini sempat terhenti, akibat ditutupnya sejumlah negara tujuan akibat dampak penyebaran virus covid-19. Namun sejak 2 bulan terakhir ini, ekspor komoditi pertanian sudah mulai menggeliat dan beranjak naik .

Penegasan ini disampaikan langsung Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo saat melepas ekspor 9 komoditi pertanian asal Jatim ke 17 negara tujuan di halaman Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya di Juanda Sidoarjo.

Lebih jauh, Syahrul Yasin Limpo menjelaskan, meski dalam kondisi pandemi covid-19, trend ekspor komoditi pertanian asal Indonesia justru meningkat. Pemulihan ekspor barang komoditi pertanian di Indonesia kini sudah terjadi, setelah sempat terhenti saat bulan pertama penyebaran covid-19 beberapa waktu lalu.

Menurut Syahrul Yasin Limpo, kembali pulihnya ekspor sejumlah barang komoditi pertanian di sejumlah daerah di Indonesia ini merupakan sebuah kebanggaan pemerintah, dan sebuah berkah bagi petani dan pelaku agribisnis serta masyarakat yang hidup di sektor pertanian.

Sementara itu, dalam ekspor barang komoditi pertanian asal Jatim yang dilepas langsung Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, pemerintah bersama sejumlah perusahaan dan petani telah berhasil mengekspor lebih dari 2 ribu ton barang komoditi pertanian senilai Rp 58,13 milyar, diantaranya kopi robusta, margarin, minyak kelapa, tepung kakao, susu, dan pakan ayam ke 17 negara, di antaranya Mesir, Liberia, Amerika, Srilangka, Pakistan, Arab Saudi, Australia, India, Belanda, Hongkong, Bangladesh, Yunani, Finlandia, Brunei, dan Singapura.(end)
 



Berita Terkait

Di Tengah Pandemi Covid 19, Ekspor Hasil Perikanan Ditarget Meningkat

Menteri Pertanian Lepas Ekspor 9 Komoditi Pertanian Dari Jatim
Berita Terpopuler
IAKMI: PSBB Transisi dan Proporsional Hanya Menyesatkan Saja
Metropolis  12 jam

Mayat Pria Ditemukan di Sungai Beserta Motornya
Peristiwa  12 jam

Lima Ahli Waris dari Tenaga Kesehatan yang Meninggal Terima Penghargaan
Covid-19  12 jam

Pemuda Asal Krian Ini Ngamen Untuk Nyabu
Metropolis  10 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber