Berita Terbaru :
Warga Mulai Berdatangan, Namun Banyak Abaikan Protokol Kesehatan
Kekurangan Air Bersih di Ponorogo Meluas
Banmus DPRD Ngawi Bahas Perubahan APBD 2020
Pasien Covid 19 Bertambah Tujuh Orang, Satu Diantara Guru SMP
KPU Ngawi Targetkan Tingkat Partisipasi Pemilih 77,5 Persen
Menteri Desa Siapkan Dana Rp 40 Triliun Untuk Reborn Ekonomi Desa
Jumlah Penumpang Makin Banyak, KAI Daop 7 Tambah Rangkaian Kereta Api
   

Demo Mahasisiwa Tuntut Penurunan UKT Berlangsung Saling Dorong
Tapal Kuda Dan Madura  Selasa, 23-06-2020 | 18:45 wib
Reporter : Moh. Hasan
Pamekasan pojokpitu.com, Puluhan mahasiswa IAIN Madura melakukan aksi demosntrasi dalam rangka menuntut kebijakan rektor, tentang keringanan penurunan Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa selama pandemi virus corona atau covid-19.

Dalam aksi ini terjadi saling dorong karena dihalangi saat mau menerobos ke gedung rektorat untuk meminta kejelasan tuntutannya.
Aksi saling dorong terjadi lantaran mahasiswa tersebut dihadang saat mau masuk ke dalam gedung rektorat IAIN Madura, karena tak kunjung direspon oleh pimpinan.

Demosntrasi yang juga membakar ban bekas di depan gedung rektorat ini, merupakan aksi menuntut kebijakan rektor tentang keringanan UKT mahasiswa dan memberikan persyaratan yang mudah.

Mereka menilai kebijakan rektorat sangat tidak berpihak dan cendrung merugikan mahasiswa, terlebih saat ini berada di tengah pendemi virus corona atau covid19.

Sementara Rektor IAIN Madura, Mohammad Kosim, menjelaskan, setelah mempertimbangkan kondisi masyarakat di Madura di tengah penyebaran covid-19, akhirnya kembali memberikan kebijakan penurunan UKT sebanyak 20 persen yang sebelumnya hanya diberikan sebanyak 15 persen.

Mohahmmad Kosim menilai kebijakan penurunan UKT tersebut sudah cukup tinggi dari pada PTKIN yang lain.

Selain itu, Mohmmad Kosim juga menjelaskan tentang banyaknya persyaratan yang dikeluhkan oleh mahasiswa, ia mengatakan bahwa persyaratan tersebut sudah mengacu kepada keputusan kementerian agama agar datanya bena-benar objektif.

Setelah beberapa tuntutan mahasiswa disetujui diantaranya penurunan UKT sebanyak 20 persen dan mendapatkan penjelasan mengenai persyaratanya.

Puluhan mahasiswa langsung membubarkan diri, namun pihak mahasiswa berharap apa yang sudah menjadi kesepakatan dapat direalisasikan oleh pimpinan rektorat IAIN Madura. (yos)


Berita Terkait

Gelar Demo, Mahasiswa Segel Gedung Dewan

Demo Mahasiswa Unair Minta Keringanan UKT Berlangsung Ricuh

Demo Mahasiswa Tolak Raperda RTRW Berakhir Ricuh

Belasan Aktifis PMII Gelar Demo Tolak Raperda RTRW
Berita Terpopuler
Jumlah Penumpang Makin Banyak, KAI Daop 7 Tambah Rangkaian Kereta Api
Ekonomi Dan Bisnis  6 jam

Kekurangan Air Bersih di Ponorogo Meluas
Peristiwa  2 jam

Banmus DPRD Ngawi Bahas Perubahan APBD 2020
Politik  3 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber