Berita Terbaru :
Diduga Terinveksi Covid-19, Pria Paruh Baya Mati Mendadak Didalam Angkot
Ketua DPRD Ngawi Minta KPU-Bawaslu Fokus Peningkatan Partisipasi Pemilih
Pelaku Curanmor 14 TKP Ditangkap Polisi, Motor Curian Dijual ke Penadah di Madura
Bupati Lantik 37 Pejabat Jelang Pilkada
Dua Danau di Lumajang Menyusut
Nenek 83 Tahun Hidup Rentah di Gubug Reot Tak Tersentuh Pemerintah
Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Tebu
Tolak Jual Tanah ke Pertamina, Warga Lurug BPN Tuban
Bobol Toko, Pemuda Gondrong Dimassa
Enam Tahanan Lapas Jombang Positif Covid 19
Dua CJH Asal Indonesia Dilarang Wukuf karena Terpapar Covid-19
Ratusan ASN Pemkab Bojonegoro Ikuti Rapid Tes, 8 Orang Dinyatakan Reaktif
Polda Jatim Buka Posko Pengaduan Untuk Korban Fetish
Diduga Sakit Jantung, Penjaga Perumahan Meninggal Mendadak
Penahanan Kepala Desa Lebak Jabung Diwarnai Aksi Demo dan Isak Tangis
   

Setubuhi Gadis, Dua Pemuda Diringkus Polisi
Mataraman  Sabtu, 20-06-2020 | 17:00 wib
Reporter : Heru Kuswanto
Ponorogo pojokpitu.com, Aksi bejat dilakukan 2 orang pemuda di Ponorogo. Keduanya, tega mencabuli gadis yang masih berstatus siswi SMA, perbuatan bejat itu dilakukan didalam hutan secara bergiliran.

W (21)  dan ES (22)  pelaku pencabulan ini langsung digelandang polisi sesaat setelah melakukan pencabulan terhadap AR, gadis dibawah umur yang masih duduk dibangku sekolah menengah atas di Kecamatan Kauman, Ponorogo.

Kedua pemuda bejat ini, ditangkap dirumahnya di Desa Watu Bonang, Kecamatan Badegan, Ponorogo, Jawa Timur.

Dalam melancarkan aksinya,  pelaku AW memberi iming-iming kepada korban untuk dinikahi. Setelah korban terpedaya, pelaku langsung membawa korban kedalam hutan dan melancarkan aksinya bersama pelaku, ES, untuk mencabuli secara bergantian.


AKBP Mochamad Nur Azis, Kapolres Ponorogo, mengatakan, dari hasil pemeriksaan, kedua pelaku mengakui perbuatanya yakni satu kali melakukan hubungan intim layaknya suami istri dengan korban. "Pelaku juga mengancam akan menyebar luaskan vidio korban," ujarnya.

Sementara akibat perbuatannya, kedua pelaku bakal dijerat dengan pasal 81 uu ri no 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak  dengan ancaman hukuman paling singkat lima tahun dan paling lama 15 tahun penjara. (yos)




Berita Terkait

Walikota Risma Beri Perhatian Untuk Empat Anak Korban Tukang Sapu Makam Cabul

Tukang Bersih Makam Cabuli Empat Anak Dibawah Umur

Dasar Bejat ! Kakek 68 Tahun di Blitar Cabuli Balita 4 Tahun

Istri Tak Mau Layani, Ayah Nekat Cabuli Anak Tiri
Berita Terpopuler
Perusahaan Properti di Indonesia yang Mengutamakan Kepuasan Konsumen
Peristiwa  15 jam

Musda,Toufik Kembali Nahkodai Golkar Ponorogo
Pilkada  12 jam

Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Tebu
Peristiwa  2 jam

Prinsip ATM Untuk Remaja Sedang Tumbuh Kembang
Konsultasi Psikologi  15 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Jual Beli Tebu Diluar Pabrik Meresahkan PG Lestari
Jatim Awan

Dampak Pandemi, 68 Ribu Warga Bojonegoro dan Tuban Menunggak Iuran BPJS
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber