Berita Terbaru :
Ratusan Seniman Mengelar Aksi Unjuk Rasa di Depan Balaikota Surabaya
Begini Kronologis Warga Ponorogo Terkena OTT Kejaksaan
Tim Satgas Awasi 6 Orang Positif Covid 19 di Rumah Makan Rawon Nguling
Dump Truk Bermutan Pasir Terlibat Kecelakaan, Sopir Terjepit
Jangan Dibuang, Buktikan 3 Manfaat Teh Celup Untuk Kecantikan Kulit
Bunga Monstera Diburu Penggemar Tanaman Hias
Tak Ingin Lagi Didiskriminasi, Sopir Angkot Hingga Guru SMP Swasta Dukung Machfud Arifin Walikota
SKB CPNS Akan Diselenggarakan Oktober Mendatang
Selama 1 Bulan, 2.296 Masyarakat Bojonegoro Ikuti Rapit Test Gratis
Bantu Siswa Belajar Daring, Kelurahan Siapkan Wifi Gratis
Angka Pelangar Lalu Lintas di Sumenep Meningkat, Salah Satunya Pengendara di Bawah Umur
Reskrim Polsek Bantur Ringkus Jaringan Pengedar Sabu
Khozanah Akan Legowo Jika Tak Dapat Rekom PKB
Tak Penuhi Protokol Kesehatan, THM Dilarang Buka
Warga Nduri Ponorogo Krisis Air Bersih
   

Aliansi Mahasiswa Papua Gelar Unjuk Rasa di Grahadi
Metropolis  Selasa, 16-06-2020 | 17:50 wib
Reporter : Yusmana Windarto
Surabaya pojokpitu.com, Puluhan pemuda dari aliansi mahasiswa papua berunjuk rasa di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (16/6) siang. Unjuk rasa yang dilakukan ini menuntut pembebasan 7 orang aktivis papua yang ditahan di Balikpapan Kalimantan Timur, karena diduga sebagai aktor intelektual kerusuhan di Papua pada 2019 lalu.

Dengan membawa puluhan poster bergambar foto tujuh aktivis Papua yang ditahan di Balikpapan Kalimantan, puluhan massa dari aliansi mahasiswa papua melakukan unjuk rasa di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Dalam orasinya, puluhan mahasiswa papua ini menuntut agar tujuh aktivis papua yang ditahan di balikpapan agar dibebaskan tanpa syarat.

Aliansi mahasiswa papua ini menganggap tujuh aktivis papua yang ditahan sebagai tahanan politik, dan mengecam proses persidangan serta penahanannya.

Puluhan massa aliansi mahasiswa papua menganggap tujuh orang aktivis papua itu, sebagai korban rasisme yang memicu kerusuhan di papua pada tahun 2019 lalu.

Ironisnya, unjuk rasa aliansi mahasiswa papua ini diselipi dengan aksi separatisme, dengan membentangkan poster bergambar bendera bintang kejora, dan menyanyikan lagu makar.

Sementara itu, unjuk rasa dari aliansi mahasiswa papua ini berlansung damai, karena mendapatkan penjagaan dan pengawalan dari puluhan aparat kepolisian dari Polrestabes Surabaya. (yos)
 

Berita Terkait

Aliansi Mahasiswa Papua Gelar Unjuk Rasa di Grahadi

Tuntut 7 Tahanan Politik Dibebaskan, Mahasiswa Asal Papua Demo di Malang

Antisipasi Aksi Demo, TNI-Polri Berjaga di Depan Asrama Mahasiswa Papua

Dua Warga Probolinggo Tewas di Wamena Papua Akibat Kerusuhan
Berita Terpopuler
Dump Truk Bermutan Pasir Terlibat Kecelakaan, Sopir Terjepit
Peristiwa  1 jam

Tim Satgas Awasi 6 Orang Positif Covid 19 di Rumah Makan Rawon Nguling
Covid-19  1 jam

Petugas PPDP Temui Kendala Saat Mencoklit Data Pemilih
Pilkada  12 jam

Warga Nduri Ponorogo Krisis Air Bersih
Peristiwa  11 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber