Berita Terbaru :
Pemulihan Ekonomi, Petani Keramba Apung Dapat Bantuan Bibit Lobster
Antispasi Cluster Baru, Polresta Sweeping Kendaraan Masuk Sidoarjo
Ini Beberapa Penemuan Bawaslu Selama Tahapan Kampanye
Video Eri-Armudji Sengaja Kampanye Melibatkan Anak SMP
Diresmikan Menteri Desa, Digitalisasi Desa di Tulungagung Mudahkan Urusan Warga
Budaya Perayaan Maulid Nabi di Pulau Bawean Berlangsung Meriah
Kapal Motor Muatan Solar Terbakar di Dermaga Pulau Gili Ketapang
Kemenhub Bersama Pemkab Sediakan Angkutan Gratis Menuju Ijen
Jalan Penghubung Antar Kecamatan Longsor, Kendaraan Roda 4 Tidak Bisa Melintas
Sinergi Dunia Usaha dan Dunia Industri Cetak Wirausaha Bidang Teknologi
Momen Sumpah Pemuda, Mahcfud Napak Tilas Kediaman WR Soepratman
Kakorlantas Cek Pos Pengamanan Libur Panjang
Diduga Bunuh Diri, Pengamen Ditemukan Tewas Leher Tergorok di Kamarnya
Truk Penambang Pasir Terseret Banjir Lahar Semeru
Relawan KIP Progo 5 Hadirkan Saksi Risma Belum Kantongi Izin Kampanye
   

Aliansi Mahasiswa Papua Gelar Unjuk Rasa di Grahadi
Metropolis  Selasa, 16-06-2020 | 17:50 wib
Reporter : Yusmana Windarto
Surabaya pojokpitu.com, Puluhan pemuda dari aliansi mahasiswa papua berunjuk rasa di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (16/6) siang. Unjuk rasa yang dilakukan ini menuntut pembebasan 7 orang aktivis papua yang ditahan di Balikpapan Kalimantan Timur, karena diduga sebagai aktor intelektual kerusuhan di Papua pada 2019 lalu.

Dengan membawa puluhan poster bergambar foto tujuh aktivis Papua yang ditahan di Balikpapan Kalimantan, puluhan massa dari aliansi mahasiswa papua melakukan unjuk rasa di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Dalam orasinya, puluhan mahasiswa papua ini menuntut agar tujuh aktivis papua yang ditahan di balikpapan agar dibebaskan tanpa syarat.

Aliansi mahasiswa papua ini menganggap tujuh aktivis papua yang ditahan sebagai tahanan politik, dan mengecam proses persidangan serta penahanannya.

Puluhan massa aliansi mahasiswa papua menganggap tujuh orang aktivis papua itu, sebagai korban rasisme yang memicu kerusuhan di papua pada tahun 2019 lalu.

Ironisnya, unjuk rasa aliansi mahasiswa papua ini diselipi dengan aksi separatisme, dengan membentangkan poster bergambar bendera bintang kejora, dan menyanyikan lagu makar.

Sementara itu, unjuk rasa dari aliansi mahasiswa papua ini berlansung damai, karena mendapatkan penjagaan dan pengawalan dari puluhan aparat kepolisian dari Polrestabes Surabaya. (yos)
 

Berita Terkait

Aliansi Mahasiswa Papua Gelar Unjuk Rasa di Grahadi

Tuntut 7 Tahanan Politik Dibebaskan, Mahasiswa Asal Papua Demo di Malang

Antisipasi Aksi Demo, TNI-Polri Berjaga di Depan Asrama Mahasiswa Papua

Dua Warga Probolinggo Tewas di Wamena Papua Akibat Kerusuhan
Berita Terpopuler
Relawan KIP Progo 5 Hadirkan Saksi Risma Belum Kantongi Izin Kampanye
Pilkada  5 jam

Libur Panjang, Ratusan Personil Gabungan Disiagakan
Peristiwa  18 jam

Momen Sumpah Pemuda, Mahcfud Napak Tilas Kediaman WR Soepratman
Metropolis  4 jam

Hendak Mencuri Motor Residivis Keok Ditangan Polisi
Peristiwa  18 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber