Berita Terbaru :
Ratusan Seniman Mengelar Aksi Unjuk Rasa di Depan Balaikota Surabaya
Begini Kronologis Warga Ponorogo Terkena OTT Kejaksaan
Tim Satgas Awasi 6 Orang Positif Covid 19 di Rumah Makan Rawon Nguling
Dump Truk Bermutan Pasir Terlibat Kecelakaan, Sopir Terjepit
Jangan Dibuang, Buktikan 3 Manfaat Teh Celup Untuk Kecantikan Kulit
Bunga Monstera Diburu Penggemar Tanaman Hias
Tak Ingin Lagi Didiskriminasi, Sopir Angkot Hingga Guru SMP Swasta Dukung Machfud Arifin Walikota
SKB CPNS Akan Diselenggarakan Oktober Mendatang
Selama 1 Bulan, 2.296 Masyarakat Bojonegoro Ikuti Rapit Test Gratis
Bantu Siswa Belajar Daring, Kelurahan Siapkan Wifi Gratis
Angka Pelangar Lalu Lintas di Sumenep Meningkat, Salah Satunya Pengendara di Bawah Umur
Reskrim Polsek Bantur Ringkus Jaringan Pengedar Sabu
Khozanah Akan Legowo Jika Tak Dapat Rekom PKB
Tak Penuhi Protokol Kesehatan, THM Dilarang Buka
Warga Nduri Ponorogo Krisis Air Bersih
   

Tuntut 7 Tahanan Politik Dibebaskan, Mahasiswa Asal Papua Demo di Malang
Malang Raya  Senin, 15-06-2020 | 14:10 wib
Reporter : Ali Makhrus
Aksi demo di Perempatan Rajabali Kota Malang
Malang pojokpitu.com, Belasan mahasiswa asal Papua melakukan aksi demo di Perempatan Rajabali Kota Malang, Senin (15/6) siang. Dalam aksi ini, mereka menuntut pembebasan tujuh tahanan politik asal Papua, yang akan menghadapi tuntutan jaksa di Pengadilan Negeri Balikpapan.

Aparat kepolisian dengan menggunakan APD berupa face shield diterjunkan mengamankan aksi demo mahasiswa asal papua, yang berasal dari front rakyat indonesia untuk papua dan aliasnsi mahasiswa Papua.

Secara bergantian mereka menyampaikan aspirasi dan tuntutan. Salah satunya ialah menuntut pembebasan 7 tahanan politik atau tapol, di Pengadilan Negeri Balikpapan.

Menurut juru bicara aksi, Ahmad, menuturkan bahwa, perbedaan tuntutan jaksa terhadap 7 tahanan politik menunjukkan bahwa adanya ketidak adilan bagi penegak hukum terhadap rakyat Papua.
"Oleh karena itu, mahasiswa asal Papua bergerak menuntut keadilan dan pembebasan 7 tahanan politik tersebut," jelas Ahmad.

Akibat dari aksi tersebut, perempatan jalan semeru ditutup sementara.

Tuntutan dalam aksi ini, yakni, solidaritas terhadap aktivis papua, bebaskan 7 tapol asal papua, hentikan diskriminasinras terhadap rakyat papua, tarik TNI polri dari papua, usir dan tagih pertanggungjawaban yang merusak lingkungan di Papua, berikan hak menentukan nasib sendiri rakyat papua, berikan kebebasan pers di papua, dan berikan kebebasan bantuan sosial pengungsi nduga tanpa melibatkan militer. (yos)

Berita Terkait

Aliansi Mahasiswa Papua Gelar Unjuk Rasa di Grahadi

Tuntut 7 Tahanan Politik Dibebaskan, Mahasiswa Asal Papua Demo di Malang

Antisipasi Aksi Demo, TNI-Polri Berjaga di Depan Asrama Mahasiswa Papua

Dua Warga Probolinggo Tewas di Wamena Papua Akibat Kerusuhan
Berita Terpopuler
Tim Satgas Awasi 6 Orang Positif Covid 19 di Rumah Makan Rawon Nguling
Covid-19  1 jam

Dump Truk Bermutan Pasir Terlibat Kecelakaan, Sopir Terjepit
Peristiwa  1 jam

Petugas PPDP Temui Kendala Saat Mencoklit Data Pemilih
Pilkada  12 jam

Warga Nduri Ponorogo Krisis Air Bersih
Peristiwa  11 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan

Jual Beli Tebu Diluar Pabrik Meresahkan PG Lestari
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber