Berita Terbaru :
Jelang New Normal, ASN Mulai Masuk Kantor
Perawat RSAL Ramelan Meninggal Akibat Positif Covid 19
Pemkab Gratiskan Rapid Test Santri yang Datang ke Ponpes
Pemkab Luncurkan Aplikasi Sibantu Guna Pantau Bantuan Covid-19
Ribuan Ikan Mati Mabuk di Waduk Sier
Enam Warga Korban Prona Lapor Polisi Nganjuk
Jumlah Pasien Covid 19 Yang Sembuh di Jawa Timur Makin Banyak
Tiga Karyawan PDAM Diduga Terpapar Covid 19
Warga Lumajang Masih Antri Pancarian Bantuan
Pengunjung Dibuat Tidak Saling Berpapasan di Dalam Mall
Jawa Timur Terjunkan Tim Covid 19 Hunter ke Sejumlah Daerah
Begini kata Kejaksaan Ponorogo Terkait Dugaan Korupsi PDAM
Lahir di Masa Pandemi Kelahiran Bayi Singa Putih Membawa Warna Tersendiri
Pandemi Covid-19, Penghobi Aquascape Bojonegoro Meningkat
6 Ribu Lebih Alat Rapid Test Sudah Digunakan Tracing
   

Direkom, PDIP Surabaya Ajak Risma Safari Politik
Pilkada  Kamis, 09-07-2015 | 14:47 wib
Reporter : Edwin Jaka
pojokpitu.com, PDIP Kota Surabaya berencana menggelar safari politik pasca turunnya rekomendasi pasangan Tri Rismaharini - Whisnu Sakti Buana. Termasuk, menjalin silaturahmi ke sejumlah parpol yang masuk di dalam barisan Koalisi Surabaya Baru (KSB) Majapahit.

Itu dilakukan sekaligus membuka diri bagi partai lain jika ingin beritikad bergabung bersama PDIP Surabaya untuk mengusung pasangan Risma-Whisnu Sakti. "Ini kami lakukan sebagai bentuk komunikasi politik pasca peristiwa kemarin (Rekomendasi Risma-Whisnu)," kata Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) PDIP Surabaya, Adi Sutarwijono.

Ditemui pojokpitu.com, di DPRD Surabaya, Siang tadi (9/7/2015), Adi menerangkan niat positif PDIP Surabaya untuk membuka pintu bagi partai lain menjalin konsolidasi politik dan demokrasi, membangun Surabaya lebih baik bersama PDIP. "Konsolidasi yang dimaksud adalah membangun Surabaya bersama (Pasangan Risma-Whisnu), tanpa embel-embel, atau mahar apapun," urai alumnus FISIP Unair ini. Menurut Adi, langkah tersebut merupakan sikap positif dalam memenangkan Pilkada di Surabaya, bulan Desember mendatang.

Sikap PDIP Surabaya itu direspon Ketua Pelaksana Koalisi Surabaya Baru (KSB) Majapahit, AH. Tony. Dia menilai langkah ini baik. "Alhamdulilah kalau langkah itu dilakukan. Sehingga suasana politik di Surabaya bisa mencair," ujarnya saat dikonfirmasi.

Disisi lain, dikatakan Tony sekaligus Wakil Ketua DPC Gerindra Surabaya, pihak KSB Majapahit justru mempertanyakan sikap tersebut. "Justru menimbulkan tanda tanya. Apakah niat ini hanya untuk kepentingan lain dari motif yang dilakukan," terang dosen Unitomo Surabaya ini.

Menurut Tony, adanya safari yang direncanakan itu terlebih penegasan tanpa embel-embel, belum memungkinkan terjadi dalam kondisi politik di kota Pahlawan. "Semoga realistis sajalah upaya yang dilakukan pasca rekom PDIP turun," tukasnya.

Ketua DPD PKS Surabaya Ibnu Shobir menambahkan, sampai saat ini KSB Majapahit tetap optimis penyelenggaraan Pilwali Surabaya akan memunculkan calon. Komunikasi lintas parpol terus menerus dilakukan. Hanya saja, PKS menganggap tidak perlu buru-buru memunculkan pasangan pesaing Risma-Whisnu Sakti.

"Pengalaman politik di Surabaya untuk pilkada, seperti tahun-tahun sebelumnya, selalu ada istilah last minute...Hehe," terang Shobir.
Anggota komisi D DPRD Surabaya ini menyatakan, meski tenggat waktu KPU tinggal menghitung hari membuka pendaftaran calon dari partai, Shobir menanggapinya dengan santai. "Tenang saja. Komunikasi masih tetap terjalin," pungkasnya.(ern/*)


Berita Terkait

PDIP Sudah Memiliki 9 Nama Calon Kepala Daerah

Soal PDIP Surabaya, Pengamat : Risma Dekat Megawati, Tak Mungkin Beda Frekuensi

Peringati HUT ke - 45, PDIP Surabaya Gelar Jalan Sehat

Direkom, PDIP Surabaya Ajak Risma Safari Politik
Berita Terpopuler
Maling di RSUD Sayidiman Diringkus Polisi
Peristiwa  13 jam

Kekurangan Anggaran Pelaksanaan Pilkada Bisa Dicover Dari BTT
Pilkada  15 jam

Polwan Polres Lamongan Sosialisasikan New Normal di Beberapa Warkop
Peristiwa  14 jam

Pemuda Ini Setubuhi 8 Anak Dibawah Umur, 1 Korban Dipaksa Aborsi
Peristiwa  12 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber