Berita Terbaru :
KPU Siapkan Satu TPS Khusus Lapas
Hari Santri, Rapat Paripurna Anggota DPRD Gunakan Atribut Santri
Masuk Zona Kuning Covid-19, Permohonan Izin Hajatan Membludak
Ketua DPRD : Santri Harus Komitmen Jaga Pancasila
Peneliti Unej Temukan Melinjo Berpotensi Suplemen Cegah Covid 19
Dikpora Ajukan Izin Pembelajaran Tatap Muka SMP
Peringati Hari Santri Nasional, Satlantas Polres Bojonegoro Bagikan Ratusan Masker dan Handsanitizer
   

Jadwal Baru MotoGP 2020 Diharapkan Rampung Sebelum Akhir Juli
Olah Raga  Jum'at, 05-06-2020 | 06:15 wib
Reporter :
pojokpitu.com, Menyusul dibatalkannya GP Jepang, nasib kalender MotoGP 2020 akan dipastikan oleh Dorna Sport hingga Juli mendatang.

Seri MotoGP 2020 diharapkan bisa dilakukan di Eropa, Amerika dan sejumlah negara Asia, seperti Thailand dan Malaysia.

Mengutip MotoGP, CEO Dorna Sports Carmelo Ezpeleta mengatakan akan segera mengumumkan revisi kalendernya pekan depan, dan memulai musim yang tertunda di Jerez, Spanyol pada 19 Juli.

"Balapan terakhir yang ada di kalender itu akan digelar awal November, dengan 12 atau 13 seri," kata Ezpeleta seperti dikutip Reuters.

"Balapan di luar Eropa masih harus kami putuskan. Akan ada empat balapan yang ditampilkan, empat balapan non-Eropa yang belum dibatalkan... yang mana kami masih menunggu persetujuan."

"Kami mempunyai batas waktu hingga akhir Juli untuk memberi tahu setiap pihak apakah kami akan lanjutkan itu atau berhenti. Setelah dua balapan awal kami akan lihat apakah kalender ini terdiri dari 12, 14 atau maksimal 16 seri," kata Ezpeleta lagi.

Sementara itu, sejumlah penyelenggara telah menyatakan tak bisa menggelar Grand Prix MotoGP tahun ini karena pandemi virus corona.

Jepang, Jerman, Belanda, Finlandia, Inggris dan Australia akan absen sebagai tuan rumah tahun ini.

Sedangkan empat balapan di Spanyol; Jerez, Aragon, Catalunya dan Valencia, diharapkan menggelar lebih dari satu balapan di awal kalender.

Menerapkan protokol pencegahan COVID-19, MotoGP akan membatasi jumlah orang yang ada di paddock sirkuit tertutup, yang diperkirakan berjumlah sekitar 1.300 orang yang terdiri dari ofisial, pembalap, staf tim MotoGP, Moto2 dan Moto3.

Moto2 dan Moto3 telah menjalani seri perdana mereka di Qatar karena tim dan pebalap telah berada di negara itu untuk menjalani sesi tes pramusim, sebelum pemerintah setempat menerapkan aturan karantina. (ant/jpnn/yos)

Berita Terkait

Motor Vinales Terbakar, Miguel Oliveira Ukir Sejarah di MotoGP Styria

Pamekasan Terapkan Physical Distancing di Lampu Merah Rasa Moto GP

Jadwal Baru MotoGP 2020 Diharapkan Rampung Sebelum Akhir Juli

MotoGP 2021, Rossi Dipersilakan Bertukar Bangku dengan Quartararo
Berita Terpopuler
Peringati Hari Santri Nasional, Satlantas Polres Bojonegoro Bagikan Ratusan Mask...selanjutnya
Peristiwa  7 jam

Dikpora Ajukan Izin Pembelajaran Tatap Muka SMP
Pendidikan  6 jam

Peneliti Unej Temukan Melinjo Berpotensi Suplemen Cegah Covid 19
Pendidikan  5 jam

Ketua DPRD : Santri Harus Komitmen Jaga Pancasila
Peristiwa  4 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Polisi Amankan 169 Orang Dalam Aksi Demo Lanjutan
Jatim Awan

Jelang Unras Omnibus Law, 61 Titik Dijaga Petugas Keamanan Gabungan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber