Berita Terbaru :
Tim Satgas Awasi 6 Orang Positif Covid 19 di Rumah Makan Rawon Nguling
Dump Truk Bermutan Pasir Terlibat Kecelakaan, Sopir Terjepit
Jangan Dibuang, Buktikan 3 Manfaat Teh Celup Untuk Kecantikan Kulit
Bunga Monstera Diburu Penggemar Tanaman Hias
Tak Ingin Lagi Didiskriminasi, Sopir Angkot Hingga Guru SMP Swasta Dukung Machfud Arifin Walikota
SKB CPNS Akan Diselenggarakan Oktober Mendatang
Selama 1 Bulan, 2.296 Masyarakat Bojonegoro Ikuti Rapit Test Gratis
Bantu Siswa Belajar Daring, Kelurahan Siapkan Wifi Gratis
Angka Pelangar Lalu Lintas di Sumenep Meningkat, Salah Satunya Pengendara di Bawah Umur
Reskrim Polsek Bantur Ringkus Jaringan Pengedar Sabu
Khozanah Akan Legowo Jika Tak Dapat Rekom PKB
Tak Penuhi Protokol Kesehatan, THM Dilarang Buka
Warga Nduri Ponorogo Krisis Air Bersih
Petugas PPDP Temui Kendala Saat Mencoklit Data Pemilih
   

Gubernur Jatim Kunjungi Kampung Tangguh di Zona Merah Terdampak Covid 19
Peristiwa  Kamis, 04-06-2020 | 15:00 wib
Reporter : Mohammad Amin
Gresik pojokpitu.com, Guberur Jawa Timur bersama Kapolda dan Pandam V Brawijaya, mengunjungi kampung tangguh di Perumnas Kota Baru Driyorejo, Gresik. Gubernur melihat sarana prasarana kampung tangguh, untuk mencegah dan mengatasi covid 19, apalagi Driyorejo merupakan zona merah.

Khofifah Indarparawansa, Gubernur Jatim, bersama Irjen Mohammad Fadil Imran, dan Mayjen Widido Iryansyah, Pandam V Brwaijaya, saat tiba di kampung tangguh, di Desa Petiken, Driyorejo, langsung mengecek peralatan yang ada dipintu masuk gang.

Serta melihat rumah warga yang dijadikan ruang isolasi, ruang observasi, bila ada warga dikampung tersebut, yang teridentifikasi terkena covid 19.

Keberanian warga di kampung RW 8 Desa Petiken, menjadikan kampungnya menjadi kampung tangguh, merupakan langkah berat, karena di kampung sebelah yang tak jauh dari kampung tangguh, ada beberapa warga yang sudah positif covid 19.

Sambari Halim Radianto, Bupati Gresik, menjelaskan, berdasarkan catatan di satgas covid 19 Pemkab Gresik. Di Desa Petiken sudah ada 11 orang yang positif covid 19, wilayah terbayak yang terdampak se Kecamatan Driyorejo.

"Tapi kalau lokasi kampung tangguh yang dihuni 200 kepala keluarga  tidak ada yang terkena covid. Harapannya dengan adanya kampung tangguh, kesadaran warga untuk mencegah penularan covid, akan semakin tinggi. Karena se Kabupaten Gresik, warga yang terkena covid sudah hampir mencapai 200 orang," kata Sambari Halim. (yos)

Berita Terkait

Gubernur Akan Segerah Menyiapkan Format Yang Tepat Tentang Komite Pencegahan Covid

Gubernur Terus Berupaya Menekan Penyebaran Covid 19 di Jatim

Gubernur dan wakil Gubernur Jatim Gelar Halal Bihalal Virtual Dengan 60 Ribu ASN

Gubernur Minta Jajaran Pemprov dan Masyarakat Untuk Tidak Malu Rapid Test
Berita Terpopuler
Petugas PPDP Temui Kendala Saat Mencoklit Data Pemilih
Pilkada  11 jam

Warga Nduri Ponorogo Krisis Air Bersih
Peristiwa  10 jam

Khozanah Akan Legowo Jika Tak Dapat Rekom PKB
Pilkada  8 jam

Reskrim Polsek Bantur Ringkus Jaringan Pengedar Sabu
Malang Raya  7 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Jual Beli Tebu Diluar Pabrik Meresahkan PG Lestari
Jatim Awan

Dampak Pandemi, 68 Ribu Warga Bojonegoro dan Tuban Menunggak Iuran BPJS
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber