Berita Terbaru :
Pembeli Hewan Kurban Menurun 25 Persen Menjelang Hari Raya
KPU Malang Sarankan Kampanye Secara Virtual
Dishub Bojonegoro Gelar Operasi Kendaraan Parkir
Gabungan Forkopimda Ngawi Bubarkan Kerumunan Warga
Pengadilan Agama Gandeng Dispendukcapil Untuk Percepat Keluarkan Status
Komisi IX DPR RI Targetkan Pembahasan RUU SKN Selasai Tahun Ini
   

Terlanjur Beli Oleh Oleh, CJH Ini Mengaku Kecewa
Tapal Kuda Dan Madura  Kamis, 04-06-2020 | 01:11 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Peniadaan haji telah ditetapkan pemerintah pusat melalui Kementrian Agama. Meski tidak jadi berangkat, mereka menghormati keputusan pemerintah. Foto Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Sudah terlanjur membeli oleh-oleh khas haji, pasangan suami istri calon jamaah haji asal Kota Probolinggo, gagal berangkat haji ditahun ini.

Pasangan suami istri Sumarno (62) dan Sulastri (60) warga Jalan Ijen, Kelurahan Pilang, Kota Probolinggo, diselimuti rasa kecewa, karena rencana berangkat menunaikan ibadah haji tahun ini. Pembatalan telah resmi diputuskan pemerintah melalui Kementrian Agama Republik Indonesia karena pendemi virus corona.

Melihat kondisi ini pasangan suami istri mengaku menghormati keputusan pemerintah. Meskipun sudah mempersiapkan diri, mulai belanja oleh-oleh khas haji. Seperti sajadah, kerudung, songkok, tasbih dan lain sebagainya. "Total belanja sekitar Rp 10 juta, itupun masih ada pesanan yang belum datang," kata Suwarno.

Menurut Suwarno, dia mendaftar haji plus sejak 2014 lalu. Biaya haji untuk dua orang sekitar Rp 400 juta, dan baru tahun 2020 atau 6 tahun bisa berangkat.

Meski terlanjur membeli aneka oleh-oleh khas haji, Suwarno tidak mempermasalahkan peniadaan haji ditahun 2020 ini, demi untuk kebaikan bersama.

Dari data Kementrian Agama Kota Probolinggo, jumlah calon jamaah haji yang akan berangkat di tahun ini mencapai 177 orang, dengan persentase CJH laki-laki 54 persen, CJH perempuan 46 persen. (pul)

Berita Terkait

Total 1.300 Calon Jamaah Haji Asal Tuban Gagal Berangkat

Terlanjur Beli Oleh Oleh, CJH Ini Mengaku Kecewa

Sekeluarga Gagal Naik Haji Akibat Tertipu Polisi Gadungan

Sekitar 370 CJH Asal Kabupaten Mojokerto Terancam Gagal Berangkat Haji.
Berita Terpopuler
Dishub Bojonegoro Gelar Operasi Kendaraan Parkir
Peristiwa  2 jam

Pengadilan Agama Gandeng Dispendukcapil Untuk Percepat Keluarkan Status
Teknologi  4 jam

Gabungan Forkopimda Ngawi Bubarkan Kerumunan Warga
Peristiwa  3 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber