Berita Terbaru :
Pembeli Hewan Kurban Menurun 25 Persen Menjelang Hari Raya
KPU Malang Sarankan Kampanye Secara Virtual
Dishub Bojonegoro Gelar Operasi Kendaraan Parkir
Gabungan Forkopimda Ngawi Bubarkan Kerumunan Warga
Pengadilan Agama Gandeng Dispendukcapil Untuk Percepat Keluarkan Status
Komisi IX DPR RI Targetkan Pembahasan RUU SKN Selasai Tahun Ini
   

Bejat, Begini Wajah Napi Asimilasi Yang Cabuli Anak Calon Istri
Mataraman  Kamis, 04-06-2020 | 00:09 wib
Reporter : Agus Bondan
Seorang narapidana yang baru bebas melalui program asimilasi, kembali ditangkap polisi Tulungagung. Tersangka diamankan atas dugaan persetubuhan anak dibawah umur. Foto Agus Bondan
Tulungagung pojokpitu.com, Kepolisian Resor Tulungagung, menangkap seorang tersangka dugaan kasus persetubuhan anak di bawah umur. Tersangka MH warga Desa Panggunguni, Kecamatan Pucanglaban, Tulungagung, ditangkap atas laporan orang tua korban. Sedangkan korban AM adalah anak yang masih berusia 12 tahun.

Kasubag Humas Polres Tulungagung, AKP Anita Kurdi, mengatakan, aksi bejat tersangka MH terungkap dari kecurigaan saksi yang melihat korban AM dimarahi tersangka. Serta ada perubahan perilaku korban AM. Setelah didesak, korban AM mengaku telah dicabuli satu kali di rumah, dan disetubuhi sebanyak 4 kali. Korban AM terakhir kali disetubuhi pada 17 Mei 2020, saat itu tersangka MH membujuk rayu korban dengan diajari mengendarai motor. Korban kemudian diajak ke sebuah rumah di Desa Doroampel, Kecamatan Sumbergepol, dan disetubuhi.

Tersangka MH merupakan narapidana yang baru keluar dari Lapas Tulungagung, melalui program asimilasi. MH dipenjara juga atas kasus persetubuhan anak dibawah umur. Pasca keluar lapas, MH dikenalkan oleh temannya dengan ibu korban yang bersatus janda, dimana keduanya berencana untuk menikah. "Tidak terima dengan kelakuan tersangka MH, pada tanggal 28 Mei 2020 ibu korban kemudian melapor ke Polres Tulungagung," kata AKP Anita Kurdi.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini tersangka harus mendekam di Tahanan Mapolres Tulungagung. Tersangka dijerat dengan undang-undang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara. (pul)

Berita Terkait

PSBB Berakhir, 30 Napi Mulai Dipindahkan ke Rutan Medaeng

Baru Bebas, 2 Napi Asimilasi Kembali Dibekuk Polisi

Bejat, Begini Wajah Napi Asimilasi Yang Cabuli Anak Calon Istri

PB Dikabulkan, Napi Teroris Asal Surabaya Bebas
Berita Terpopuler
Dishub Bojonegoro Gelar Operasi Kendaraan Parkir
Peristiwa  3 jam

Pengadilan Agama Gandeng Dispendukcapil Untuk Percepat Keluarkan Status
Teknologi  5 jam

Gabungan Forkopimda Ngawi Bubarkan Kerumunan Warga
Peristiwa  4 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber